Hai para pembaca setia blog gue (narsis amat, emang ada apa yg baca hahaha). Maaf nieh sudah lama nga nulis… Bulan Januari 2008 kemarin merupakan hari yang paling berbahagia dalam dua tahun terakhir, karena selama dua tahun aku menanti nantkan hari tersebut. Ya benar, hari kelulusan ku dari NTUST dan yang tidak kalah penting aku juga dapat bertemu dengan pujaan hatiku, Christiana, ya dia datang ke taiwan untuk menemani aku sidang dan merayakan kelulusanku hehe. Akhirnya pula aku berhak memperpanjang namaku beberapa milimeter sehingga menjadi Abraham Sutanto, S.T.,M.Sc.Eng. keren ya? Hahaha
Nama sih boleh keren. Tapi, 2 bulan aku habiskan di Surabaya untuk mencari cari pekerjaan yang tepat dengan minat dan sesuai dengan klasifikasiku. Dan itu susah sekali. Akhirnya aku sampai pada pilihan yang berat yaitu memutuskan untuk kerja di Jakarta atau tetap di Surabaya (pada awal April 2008). Pada waktu itu aku sudah diterima di sebuah kontraktor yang boleh dikatakan salah satu kontraktor terbesar di Indonesia, PT. Wijaya Karya ato yang sering dikenal dengan Wika.
Dua hal yang utama yang menjadi pertimbanganku pada waktu itu adalah pertama biaya2 yang aku perlu keluarin kalo aku kerja di Jakarta dan kedua masalah salary yg bakal aku dapat. Kalau dilihat lihat dari dua faktor tersebut, sepertinya aku ke Jakarta itu hanya untuk bunuh diri saja. Lah wong gaji dan pengeluaran rencana untuk tinggal di jkt itu bisa aku bilang 0 ato bahkan bisa2 minus >.< terlebih lagi pada waktu itu aku belum menemukan tempat kerja yang cocok di Surabaya, walaupun pada waktu itu aku juga sudah mencoba untuk menghubungi boss lama ku dulu di Metropolis Apartment, Ir. Suwito, MM.
5 hari sebelum keberangkatanku ke Jakarta aku berdoa, Tuhan jika engkau memang ingin aku berangkat ke Jakarta, Engkau akan membuatku tidak diterima oleh boss lamaku itu. Setelah itu, aku menelpon kembali pak Wito (panggilan ‘akrab’ dari boss lamaku itu hahaha), berusaha ‘menekan’ dan membujuk dia untuk segera mengambil keputusan untuk menerima saya atau tidak. Singkat cerita besoknya dia menelpon, tapi belum sempat ngomong apa2, eh dia memutuskan telepon dengan hanya bilang, eh maaf nanti saya telpon kembali. Wah bikin orang penasaran betul boss ini pikirku hahaha. Bikin orang bingung seribu keliling. Baru dua jam kemudian dia telpon kembali dan menyatakan aku diterima di proyek baru nya dia “TRILLIUM APARTMENT” dan menanyakan kapan aku mau masuk kerja dan aku bilang, ok aku masuk tanggal 11 April 2008.
Bekerja di sebuah proyek (TRILLIUM APARTMENT – Surabaya) yang cukup besar, 30 lantai dan 2 basement, merupakan sebuah kesempatan dan pengalaman yang cukup berharga menurutku. Aku rasa 5 tahun lagi mungkin aku sudah bisa jadi Project Manager (mimpi di siang bolong haha, eh sore sih, soal e aku menulis ini jam 16:50, 9 Mei 2008, di saat2 mau pulang dan kerjaan sudah terselesaikan hehe). Anyway, aku Cuma ingin bersyukur pada Tuhan karena aku percaya Dia telah dan masih dan selalu membimbing dan menuntun langkah hidupku ini.
Ada dua peristiwa yang cukup heboh yang akan terjadi di hidupku beberapa saat yang akan datang ini. Aku akan cerita di blog ini di kesempatan yang lain aja ya… hehehe… God bless you all…
Jia you ya sayang…
I Love U…
wah, 11 april ya? pasti karena besoknya ulangtahunku? HUAHAHAHAAA.. apa sih? SUKSES buat Brami… AYO, NULIS LAGi, dong… SEMANGAT2!
salam kenal..
gak sengaja buka blog ini, iseng kubaca. pas alinea terakhir kok kayaknya ada yang lucu..masak lulusan NTUST mau jadi Project Manager aja musti nunggu 5 tahun lagi ? lama amat !
Project Manager nya Trillium sendiri apa ya lulusan luneg juga ? paling2 nggak kan ? masak gak bisa sih gantiin dia …he..he…