Dua Bulan Setelah Pernikahan
October 14, 2008 by brami-10
Banyak hal terjadi dalam hidupku pada 3 tahun terakhir ini. Banyak hal di luar rencana dan perkiraanku. Namun aku tahu itu semua dalam rencana dan pimpinan Tuhan atas hidupku. Pernikahanku memang baru berumur jagung, baru 2 bulan lebih 1 minggu an haha, tapi banyak hal telah terjadi dalam waktu yang begitu singkat. Banyak sekali pergumulan dan tantangan dalam hidup rumah tangga yang baru ini (menyambung sharing dari Nita nieh dan memenuhi janji kpd andhika untuk kembali menulis blog lagi hehehe).
Pergumulan akan pekerjaan. Banyak hal yang perlu saya pertimbangkan dalam bekerja. Kalau dulu, saya berpikir bahwa tidak masalah, dimanapun aku mau ditempatkan, seberapa keras dan seberapa banyak waktu harus aku pakai untuk bekerja, semuanya itu tidak lah masalah. Karena terkadang pekerjaan teknik sipil menuntut engineer untuk pergi ke pelosok2 dan lembur2. Yah namanya juga orang proyekan… hehehe… tapi sekarang tidak bisa lagi. Semua hal harus aku perhitungkan.
Pergumulan tersebut tidak berhenti disana saja. Seperti rantai, masalah tersebut berkaitan juga dengan masalah lain seperti bagaimana aku harus mencukupi biaya – biaya hidup rumah tangga yang semakin hari tidak semakin ringan tapi semakin berat. Sebenarnya untuk entry level seorang engineer, di Surabaya, sebenarnya sudah cukup (yah kurang2 dikit lah hahaha) tapi kalau untuk berumah tangga, wah >.
Terkait dengan masalah ini pula. Aku berpikir tentang tawaran untuk ke kampung halaman sang istri, Rengel – Tuban, untuk buka toko ataupun usaha lainnya. Karena rasanya lebih menjanjikan, dan aku berpikir bahwa mungkin setelah aku sukses di sini, aku bisa mengembangkan usahaku sesuai dengan impianku (bisa mbangun2 dw gt). Namun ketika aku mau rencana in lebih detil, banyak juga permasalahan – permasalahan yang timbul. Masalah – masalah ini semua sering membawa sedikit ketegangan di rumah tangga. Dan ini membawa masalah lain lagi buat aku. Istilah e menambah beban kerja untuk pikiranku hehehe…
Permasalahan ini menyambung lagi dengan keinginan kami untuk tidak menunda mempunya anak. Di mana jika mempunyai anak berarti terkait dengan biaya hidup yang makin meningkat. Bayangin aja, sekarang aja nga cukup apalagi ditambah lagi. Iki nama e wes tau nga cukup, mekso hahaha.. tapi aku inget juga sih, seluruh pengalaman hidupku mengatakan bahwa ketika tangan ku terangkat, Tuhan turun tangan. Salah satu contoh saja, beberapa bulan sebelum ini, aku bergumul untuk lulus S2, waktu itu, waktu sudah hampir habis dan thesisku nga kelar2 dan aku sadar bahwa aku memang yah gini2 aja lah. Dibilang pinter ya pinter, dibilang bodo yah sakjane ak bodo hahaha. Karena aku tahu bahwa aku bisa lulus itu aja, hanya karena campur tangan Tuhan dalam pengerjaannya. Thanks ya Tuhan.
Yah selama ini aku masih bisa bersyukur lah. Pengalaman – pengalaman dan didikan – didikan yang telah aku terima selama 25 tahun hidupku melalui keluarga, sekolah, kampus, teman – teman, gereja, persekutuan, seminar – seminar, dan sebagainya membuat aku kuat sampai sekarang dan menjadi kepala keluarga yang agak baik hahaha. Masih dalam proses terus sih soalnya… Namanya juga manusia, susah mau bener2 sempurna ^__^ anyway mari kita tetap berproses dan berusaha menjadi seseorang yang lebih baik lagi. God bless.
Kalau dipikir…segala yang ada penuh dengan masalah…apalagi krisis ekonomi yang berkepanjangan..ya penting kita memiliki tubuh sehat,aku yakin masih banyak jalan dan cara untuk meraih angan-angan dan mimpi yang masih tertunda….rilexs sejenak..mungkin kadang hati butuh ketenangan.
Kita sering membuang banyak waktu dan tenaga untuk memikirkan masalah dan bukan mencoba untuk menyelesaikannya.
Apapun dalam hidup…terus berupaya…jangan menyerah…cayo….cayo…
Bersarah, kunci utama…. Kita sering mikir banyak hal, seolah kita tahu jawabannya, padahal, kalo udah BERSANDAR , PERCAYA SEPENUHNYA PADA YESUS,… Segaal sesuatu dalam kontrolnya… SEMANGAT, pak………
1. Kwek Lie Na, salam kenal ya… yup kita kudu terus berusaha ^__^ cuman sharing aja utk saling berbagi dan menguatkan
2. Yes sir…
waduh! 2 bulan setelah pernikahan reeeek!! huahaha…bikin iri orang aja!
*serius mode on*
yup, bener! kalau kita menoleh ke belakang, rasanya kagum sekali pada karyaNya dalam hidup kita. nggak pernah kita duga, nggak pernah kita rencanakan. di luar akal terbatas kita. so, all we have to do is always do our best, coz He has planned the best for us!
wah masih pasangan baru ya.
2 bulan itu gak terasa kok. tanpa terasa nanti tahu2 udah setahun aja. lalu tahu2 2thn…
asal menjalaninya enjoy, pasti ga berat, ya kan …